jump to navigation

the monster, the king and the priestess Jumat, 15 Mei 2009

Posted by ghani arasyid in amazing stories.
Tags: , ,
trackback

Once upon a time,
there was a monster living
at the gates of a village.
It was a very scary
and a very bad monster.
It would catch people
and crunch them up
with its big teeth.

The villagers were afraid of the monster,
and no one would dare approach the gates.
Everyone was stuck inside the village.

When the king heard about this,
he summoned his knights.
The knights eagerly rode out
to defeat the monster.

“Ha! Take that!”
Their swords slashed
and their spears flashed,
but the monster wouldn’t die.
The monster tossed the knights
into his mouth one by one,
horses and all.

What was the king to do?
He fretted and fussed
and paced the floor,
but could think of no solution.

Soon after,
the village priestess came to the castle.
She was a very kind
and good person.
The king asked her
to defeat the monster guarding the gates.

The priestess accepted the king’s request
and went to the village gates.
But when she saw the monster,
she tried to convince it with words
instead of killing it.

“Shut up, you!
I’m going to eat you up!”
The monster didn’t listen
to a word the priestess said.

But she kept trying
to convince the monster
to give up.
“It’s wrong to eat people,
you know.”

The monster grew very angry at this
and attacked her,
killing her with a single mighty blow.

The king and his people shed tears
at the death of the kind priestess.
God took pity upon them,
and granting their wishes,
healed the priestess.

The priestess opened her eyes
just as she had done every morning
of her life.
She went once more
to the monster’s lair.

“Fool! You wish to die again?”
“No… this time it’s your turn.”
The priestess had come
to defeat the monster
once and for all.

As the priestess was very very kind,
she felt sad about this task.
But it had to be done.

“Swords and spears won’t work.
Arrows and bullets will just bounce off.
You can’t kill me,”
the monster laughed.
But the priestess used neither
sword nor spear.
She chanted
but a single spell.

tu fui, ego eris.”

Do you know what happened then?
The monster let out a huge cry
and then died
and vanished!

Thus the villagers were able
to use their gates once more.
Everyone lavished their gratitude
upon the priestess,
and they all lived happily
ever after.

~Taken from Silent Hill’s 3 Fairytale Script at Hilltop Center office building~

Komentar»

1. jensen99 - Sabtu, 16 Mei 2009

“What you are, I was. What I am, you will be.”

:mrgreen:

2. agungfirmansyah - Sabtu, 16 Mei 2009

Hikmah cerita iki opo yo?
Artine tu fui, ego eris opo?

3. Fairuz - Selasa, 19 Mei 2009

kagak ngerti… iya, artinya tu fui ego eris tu apa? :?

4. bayu200687 - Selasa, 19 Mei 2009

he-eh, ga ngerti juga Ghan…
opo tho..?

5. dim - Selasa, 19 Mei 2009

“tu fui, ego eris.” = What you are, I was. What I am, you will be.

*Jadi inget sama Silent Hill 1 waktu di PSX ^^

6. ghani arasyid - Rabu, 20 Mei 2009

@ jensen99:

“What you are, I was. What I am, you will be.”

Yup, itu artinya :)
.
.
.
@ agungfirmansyah:

Hikmah cerita iki opo yo?
Artine tu fui, ego eris opo?

Sebenernya cuma dongeng aja, tapi yang ta’ pahami itu tentang menghadapi orang yang kejam akan sia-sia memakai kekerasan… yang benar itu pake kata-kata yang halus :)
Artinya sudah ditulis mas Jensen ^^
.
.
.
@ Fairuz:

kagak ngerti… iya, artinya tu fui ego eris tu apa? :?

Udah disebutin sama mas Jensen :D
.
.
.
@ bayu200687:

he-eh, ga ngerti juga Ghan…
opo tho..?

Idem sama jawaban di atas…
Emang lebih gampang memahami One Piece manga kok :mrgreen:
.
.
.
@ dim:

“tu fui, ego eris.” = What you are, I was. What I am, you will be.

*Jadi inget sama Silent Hill 1 waktu di PSX ^^

MasyaAllah, ternyata gamer juga tho :shock:
Saya malah dulu pas mainin Silent Hill pertama malah mentok di jalanan, gag ketemu-ketemu petunjuk yang ngarahin ke SD di Silent Hill itu :cry:

7. analogGuy - Rabu, 20 Mei 2009

artine:
“aku yo bien koyo kowe iku. Kowe mengko dadine koyo aku saiki..”
bnul ngga Ghan? :mrgreen:

ghani arasyid - Rabu, 20 Mei 2009

Yah, seperti itulah ^^

8. Berhentilah Sejenak - Rabu, 20 Mei 2009

Hehe.. jgn shock gitu akh ^^
Itu mah dulu, jaman SMP…
Sejak SMA udah gak lagi sampai skrg..

Ana cuma sampe sekolahan, horor banget kan, trus udahan..
Takut juga, suasana sepi, gelap pisan.. oh tidakk :mrgreen:
Intinya sih cek selalu peta kita, klo ngandalin insting, yakin gak nemu ^^

ghani arasyid - Kamis, 21 Mei 2009

Walah…
Silent Hill 3 mah lebih horror brader, lebih berdarah-darah dan lebih Psychological Horror ^^

9. setanmipaselatan - Kamis, 21 Mei 2009

kesannya malah mirip album avantasia-nya tobias sammet, ya? :mrgreen:

ghani arasyid - Jumat, 22 Mei 2009

Ndak tau :?

10. andyan - Jumat, 22 Mei 2009

silent hill emang asyik
film nya juga asyik
kereen

ghani arasyid - Sabtu, 23 Mei 2009

Filmnya sih menurut review luar kurang bagus, sedikit unsur dari game-nya :(

11. Fairuz - Minggu, 24 Mei 2009

oh, itu artinya toh, kirain apa :D

12. shofiyah - Senin, 25 Mei 2009

berkunjung..,

ohh silent hill ada juga yah nama game??? ohh yang ana tahu itu film waktu an SMA kelas 2 apa 3 gitu..,Ceritanya tentang ibu angkat yang mau selamatin anaknya ehh malah terperosok dalam dunia yang ternyata pararel…endingnya kurang enak sih cuz ibunya belum bisa kembali ke dunia nyatanya..,Nyatanya disitu “ada” suaminya tapi si ibu itu tidak bisa melihat dan merasa ke”ada”an suamiya…..

13. shofiyah - Senin, 25 Mei 2009

jiahh dah di bahas mbak adyan toh..,

*ketahuan ga baca menyeluruh dulu langsung koment..,*

jadi maluuuu

*ambil kardus nutupi muka*

14. ghani arasyid - Kamis, 28 Mei 2009

@ Fairuz:

oh, itu artinya toh, kirain apa :D

Iya :mrgreen:
.
.
.
@ Ukht Shofi:

berkunjung..,

Ahlan wa Sahlan, yaa ukhty ^^

ohh silent hill ada juga yah nama game??? ohh yang ana tahu itu film waktu an SMA kelas 2 apa 3 gitu..,Ceritanya tentang ibu angkat yang mau selamatin anaknya ehh malah terperosok dalam dunia yang ternyata pararel…endingnya kurang enak sih cuz ibunya belum bisa kembali ke dunia nyatanya..,Nyatanya disitu “ada” suaminya tapi si ibu itu tidak bisa melihat dan merasa ke”ada”an suamiya…..

Silent Hill itu nama serial game yang kemudian di-film-kan :)
Yah begitulah…
Di Silent Hill itu ada semacam kelompok religius sesat yang men-summon monster2 dari dunia lain…
Tapi yang merasakan adalah mereka yang punya relasi dengan Silent Hill dan sekte itu (misal tokoh2 dari Silent Hill, Silent Hill 3, Silent Hill: Origins dan Silent Hill: Homecoming) + yang random (SIlent Hill 2, Silent Hill 4 dan Silent Hill Movie)…
Nah, yang namanya Alessa Gillespie itulah yang bikin Silent Hill jadi terasa angker seperti itu, karena dia marah dipake untuk menghidupkan “Tuhan” dari sekte tersebut… Alessa punya kekuatan u/ menjadikan Silent Hill horrifying kayak gitu :)
*capek bercerita :( *

jiahh dah di bahas mbak adyan toh..,

Andyan itu laki-laki, Ukht…
Asal Tulungagung :D

*ambil kardus nutupi muka*

Kardus masih bisa dilihat…
Pakai saja invisibility :mrgreen:

15. andyan - Jumat, 29 Mei 2009

woooy
kok saya jadi mbak mbak!!!!
berarti ada juga dnk, mas fairuz *melimpahkan gosip*

iya sih, sedikit unsur dari gamenya
tapi tetep aja, asyik!!!
*apalagi pas ending2nya hujan darah tuh*

16. Nisa - Sabtu, 30 Mei 2009

hmm.. melongo sik..

asyik ya, dari game bisa nemu daun yang berserakan :mrgreen:

lho, mbak sho kok melu jadi square mask?! :langsung mbanyangin dua anak bintang berkepala kardus:

monsternya masih hidup hatinya ya? tapi kasiann… :langsung mbayangin tokoh raksasa di pelem kartunnya space toon:

bravo gamer! -walah,gak melu2 aq-

17. ghani arasyid - Minggu, 31 Mei 2009

@ andyan:

woooy
kok saya jadi mbak mbak!!!!
berarti ada juga dnk, mas fairuz *melimpahkan gosip*

Wkwkwkwkwk :lol:

iya sih, sedikit unsur dari gamenya
tapi tetep aja, asyik!!!
*apalagi pas ending2nya hujan darah tuh*

Saya tetep ndak terlalu tertarik :mrgreen:
.
.
.
@ Nisa:

hmm.. melongo sik..

asyik ya, dari game bisa nemu daun yang berserakan :mrgreen:

Begitulah, hal ini juga menepis pandangan bahwa nge-game itu banyak mudharatnya :D

lho, mbak sho kok melu jadi square mask?! :langsung mbanyangin dua anak bintang berkepala kardus:

Pede banget jadi anak bintang :mrgreen:
Perasaan yang kepala kotak itu Spongebob deh! :P

monsternya masih hidup hatinya ya? tapi kasiann… :langsung mbayangin tokoh raksasa di pelem kartunnya space toon:

Iya, tapi jahat’ e monsternya :(
Lha, suka nonton Space Toon? :mrgreen:

bravo gamer! -walah,gak melu2 aq-

Hohoho :D

18. shofiy - Senin, 1 Juni 2009

@dek nissa
he he he dek nissa..kita memang anak bintang..,makanya ayo cari bala tentara anak bintang yang berkepala kardus..hihihihi ^_^
bakal kangen dek nissa neh….

ghani arasyid - Senin, 1 Juni 2009

lho… kok malah chat di sini?
OOT, Ukht! :|

19. classically - Minggu, 12 Juli 2009

Ini folk ya..? Drmn..?
Bagus, ada moralnya..
Yaitu : kekuatan masih kalah dibandingkan dgn kecerdikan..
Knight couldn’t defeat the monster because of his eager..

Salam sukses,
classically

20. ghani arasyid - Rabu, 15 Juli 2009

wah, gag dibaca keterangan di bawahnya ya? :)
sama-sama ^^

21. aditya - Sabtu, 7 November 2009

seru!!!!