Childrens of Falistin

december_8_2004_a_look_photo_by_mohammed_saber.jpg

december_25_2004_mourns_he_son_photo_by_mohammed_saber.jpg

Kematian adalah hal yang wajar bagi rakyat Palestina.

may_19_04_a_palestinian_boy_sits_behind_his_brother_body_body_of_fourteen_men_who_are_awaiting_burial_in_rafah_photo_by_mohammed_saber.jpg

december_19_2004_11_palestinian_killed_in_khan_younis_photo_by_mohammed_saber.jpg

Setiap kematian seorang syuhada Palestina, seribu syuhada lain dilahirkan hari itu juga.

february_15_2005_mourns_photo_by_nayef_hashlamoun.jpg

may_17_2005_an_injured_palestinian_boy_by_israeli_soldiers_photo_by_nayef_hashlamoun_002.jpg

may_20_04_a_palestinian_child_mourns_his_brother_photo_by_mohammed_saber.jpg

Meskipun terkadang syuhada-syuhada muda itu harus menerima timah panas yang merenggut nyawa mereka terlebih dahulu sebelum mengangkat senjata.

palestine___boy___tank_by_gehenna_catacombs.jpg

Meskipun batu bukanlah lawan yang sepadan untuk tank-tank berbahan dasar baja itu. Anak dalam foto itu bernama Faris Odah, berusia 13 tahun. Tiga hari setelah foto ini diambil, Faris tewas ditembak oleh seorang sniper tentara Israel saat melempari tank Israel yang lain. Semoga Allah memuliakanmu di surga-Nya, Faris.

february_10_2005_palestinian_boys_look_at_israeli_soldiers_photo_by_nayef_hashlamoun.jpg

february_25_2005_the_way_to_pray_photo_by_nayef_hashlamoun.jpg

february_12_2005_a_protest_photo_by_nayef_hashlamoun.jpg

Meskipun mereka harus merelakan kebahagiaan masa kecil yang direnggut dengan paksa.

nov_22_2005_shout_for_the_education_right_photo_by_nayef_hashlamoun.jpg

Meskipun jalan menuju ke sekolah tempat mereka belajar seringkali diblokir oleh tentara Israel.

Mereka tidak bisa bernyanyi-nyanyi bahagia dengan ayah dan ibu mereka.
Ayah mereka kebanyakan Syahid terbunuh oleh tentara Israel.
Ibu mereka sudah tidak punya apa-apa karena blokade ekonomi dari Israel.
Maka satu-satunya jalan yang bisa mereka tempuh adalah berjuang demi kebebasan.


november_11_2004_a_rally_following_the_announcement_of_the_death_of_president_yasser_arafat_photo_by_nayef_hashlamoun.jpg

december_10_2004_nonviolance_strugle_photo_by_nayef_hashlamoun.jpg

Meskipun demikian, perjuangan rakyat Palestina yang dikenal dengan “Intifadhah” itu akan semakin sengit. Demi keadilan yang ingin mereka wujudkan. Demi kebebasan yang terampas.

november_5_2004_a_pray_the_dome_of_the_rock_photo_by_ammar_awad.jpg

Demi tegaknya Islam dengan Bait Al-Maqdis-nya.

march_13_2005_fatah_supporter_photo_by_nayef_hashlamoun.jpg

Tatapan penuh harapan inilah yang akan membawa Palestina menjemput impiannya. Tatapan mata yang ikhlas dalam berjuang. Meskipun mereka tahu, ajal bisa menjemput mereka kapan saja. Tapi mereka selalu yakin, Jibril selalu datang, mengepakkan sayap yang menggambarkan surga di tiap sakaratul maut mereka.

Insya Allah…

13 Tanggapan sejauh ini »

  1. 1

    hmcahyo berkata,

    1 April, 2008 @ 3:34 pm

    gambar-2 di compress pake program tinypics atao ACDSee pilih edit kemudian resize.. saya buka gambar-gambar disini lama… seklai padahal kantor udah sepi.. saya copy gambarnya ya?

    salam

    ghaniarasyid answers :
    syukron infonya.

  2. 2

    dimas berkata,

    5 Mei, 2008 @ 1:09 pm

    askum mas.
    salam kenal…
    semoga rakyat palestina diberikan kemudahan dalam menghadapi KEKEJAMAN ZIONIS ISRAEL
    amien

    ghaniarasyid answers :
    Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh.
    Salam kenal juga.
    Insya Allah, asalkan Hamas dan Fatah bersatu dalam menghadapi Israel.

  3. 3

    alex berkata,

    6 Mei, 2008 @ 6:35 am

    Gambarnya menarik….

    Tapi, benarnya yah, tanpa mengecilkan arti perjuangan di Palestina itu, kita sebaiknya juga jangan lupa dengan perjuangan di dalam negeri sendiri.
    Kezaliman… kemiskinan… kebodohan… :roll:

    ghaniarasyid answers :
    Syukron… Iya, aku cuma ingin mengingatkan aja kalo banyak sodara Muslim kita yang tertindas di sana. Juga karena ini menyangkut kokoh berdirinya Masjid Al-Aqsa yang merupakan kiblat pertama umat Islam sebelum dipindahkan ke Ka’bah. Salut atas komentarnya…

  4. 4

    aRuL berkata,

    9 Mei, 2008 @ 3:34 am

    ah fotonya bikin terenyuh

    ghaniarasyid answers :
    So, kita bantu mereka yuuuk
    :)

  5. 5

    Alex Abdillah berkata,

    16 Mei, 2008 @ 8:48 am

    Allahu Akbar………setidaknya doa yuk mari kita kirimkan.

    ghaniarasyid answers :
    Yuk, mari! :)

  6. 6

    insansains berkata,

    21 Mei, 2008 @ 2:43 pm

    ^_^ Melihat para syuhada kecil itu, saya jadi terlecut.

    Allahu Akbar!

    Ya Allah, matikan pula aku dalam keadaan syahid di jalan-Mu!

    ghaniarasyid answers :
    Aminnn :)
    Allahu Akbar!

  7. 7

    faridfann berkata,

    25 Mei, 2008 @ 10:16 pm

    mas ghani, saya mau tanya pendapat sampeyan…
    penderitaan rakyat timur tengah apakah karena intervensi politik-ekonomi negara2 barat atau karena konfllik saudara (misal, barisan al-qaidah dengan barisan nasionalis di afghanistan, hamas dan fatah dsb)???kalau karena dua-duanya, mana yang lebih berdampak???.
    terima kasih banyak atas jawabannya.

    ghaniarasyid answers :
    Pertanyaan yang sulit bro, intinya yang jadi “evil side” ya negara-negara barat yang ngebantuin Israel.
    Kalo yang untuk konflik-konflik seperti Fatah-Hamas, sebenernya nggak akan terjadi kalo nggak ada campur tangan pihak asing (disinyalir : Iran melalui Hezbollah).
    Memang sangat nggak jelas keadaan di Palestina, kita do’akan aja AS bisa ngasi peluang buat kemerdekaan Palestina. Masjid Al-Aqsa membutuhkan kebebasan jama’ahnya…

  8. 8

    faridfann berkata,

    26 Mei, 2008 @ 10:21 pm

    Ok. bos…trima kasih banyak atas jawabannya.
    sebelumnya salam kenal dulu, saya suka dapat partner sharing wacana politik-keagamaan, untuk nambah-nambah data di otak. apalagi mas ghani sangat mengikuti perkembangan palestina. tapi kenapa gak sekalian empati mas ghani juga di tuangkan untuk negara2 timur tengah lainnya?? karena negara timur tengah lainnya juga mengalami nasib yang sama seperti palestina.
    kapan bisa Ol dan ngobrol2 panjang???

    ghaniarasyid answers :
    Sami-sami :D
    Masalahnya beda bro, maksud sampeyan Iraq kan? Nah, itu menurutku “salah kedaden”. Kita nggak bisa berbuat banyak karena sudah jadi tanggung jawab AS dalam membentuk keamanan di sana.
    Saya lebih mengedepankan Palestina karena disana esensinya sangat berat. Ada Masjid Al-Aqsa bro, kiblat pertama umat Islam sekaligus saksi peristiwa Isra’ Mi’raj. Harus dijaga, karena Israel ingin menghancurkannya untuk dijadikan kuil Sulaiman :(
    Insya Allah saya tiap malam online, terutama akhir pekan :)

  9. 9

    UDIN berkata,

    28 Mei, 2008 @ 7:34 am

    Melihat penderitaan rakyat palestina yang tertindas semestinya menimbulkan semangat buat kita untuk menyusun kekuatan, namun
    fakta menunjukkan sebagaian besar umat muslim di negara kita mengalami problem yang mendasar, yaitu kemiskinan dan kebodohan.Kondisi ekonomi yang kurang baik di negara kita juga turut memperburuk kondisi tersebut. Dengan demikian sangat sulit menumbuhkan kesadaran umat muslim untuk ‘membela’ saudaranya di palestina, “wong untuk makan aja susah apalagi membela palestina. Nah, menurut ane, salah satu cara untuk mengurangi kemiskinan dan kebodohan adalah dengan cara meningkatkan kepedulian terhadap sekitar. kepedulian itu dapat di tuangkan dalam bentuk mentransfer ilmu / pemberdayaan. Harapanya, dengan adanya pemberdayaan pada saudara2 kita dapat menciptakan daya kritis terhadap kondisi dunia islam dan mengurangi ketidaktauhan terhadap penderitaan rakyat palestina. Jika sebagian besar umat muslim di negara kita mengetahui kondisi rakyat palestina, insyallah akan tumbuh kekuatan dalam membelah rakyat palestina dari penjajahan zionis……

    ghaniarasyid answers :
    Insya Allah. Do’a dan sikap tegas kita pada Israel sangat dibutuhkan untuk mendukung kelangsungan Palestina :)

  10. 10

    ahsani taqwiem berkata,

    28 Mei, 2008 @ 2:40 pm

    ,,, hiks ( jujur nih lagi nangis, sumpah, setelah ngeliat foto2 di atas)
    saya percaya mereka punya sesuatu yang lebih dasyat dari para jahannam zionis itu. Kita harus turut membantu dalam skala sekecil apapun, termasuk doa…
    salam kenal.
    tabik!

    ghaniarasyid answers :
    laa tahzan, ya akhi.
    Allah akan selalu memberi jalan pada insan yang tertindas, jika mereka senantiasa meniatkan perjuangannya di jalan Allah :)

  11. 11

    ahsinmuslim berkata,

    3 Juni, 2008 @ 11:09 am

    dengarkan genderang jihad palestina wahai yahudi israil
    pasukan Muhammad tidak akan pernah gentar mesti hanya bersenjatakan batu dan ketapel kayu.

    “Khaibar-khaibar ya yahud, ja’isyu muhammad sa ya’ud”

    Allahuakbar!!!

    ghaniarasyid™ answers :
    He? :roll:
    Bersemangat sekali :mrgreen:

  12. 12

    pranowo berkata,

    7 Juni, 2008 @ 1:07 pm

    Allahu akbar…
    Allahu akbar…
    Allahu akbar…

    Lenyapkan israel…
    Lenyapkan Amerika…

    Bumihanguskan mereka…

    ghaniarasyid™ answers :
    Mas, dilihat secara objektif dulu.
    Amerika lho, ndak semua warganya jelek.
    Israel juga, bahkan banyak yang nentang invasi ke Palestina.
    Semua kejadian penindasan pada negara Muslim adalah karena pemerintah, bukan rakyatnya.
    Jangan menggeneralisir semuanya. Harus hati-hati ngomong kayak gitu :|

  13. 13

    aryo berkata,

    11 Juni, 2008 @ 8:42 pm

    kenapa selalu kita berjuang untuk bangsa lain. kebanyakan anak - anak masjid baik dari bandung salman, manarul ilmi its, selalu membela palestina, tapi kenapa kita ga pernah melihat bangsa kita sendiri. lihat dong, bangsa kita juga terpuruk, kenapa jarang ada yang peduli,di jalanan, anak kecil yang seharusnya sekolah malah mengemis.ibu - ibu yang berada di daerah keputih, menjadi gelandangan. so, apa yang harus kita perbuat. bangun indonesia baru luarnya.

    ghaniarasyid™ answers :
    Ini bukan membela Palestina, Aryo.
    Tapi ungkapan simpatik pada mereka.
    Manarul Ilmi kita kan lebih fokus pada ke-hisbut tahrir-an dan ke-ikhwanul muslimin-an aja. Makanya aku ndak tertarik gabung.
    Aku lebih suka aksi nyata dalam suatu hal, misalnya menanam pohon sebagai bentuk peduli pada Global Warming.
    Kalo bantu-membantu orang yang kesusahan kan udah ada lembaganya di BEM-ITS.
    Departemen Luar Negerinya. Masa belum pernah tahu? :D
    Cara yang ampuh adalah dengan “Sadar Zakat” :)
    Ya, bener… Bangun Indonesia, tapi juga bersimpati pada saudara kita di Palestina.
    Setidak-tidaknya dengan memboikot Israel :)

RSS Komentar · URI Lacak Balik

Ungkapkan pendapat Anda