the phenomenon : Ayat Ayat Cinta

March 14, 2008 § 11 Comments

bidadariku
namamu tak terukir dalam catatan harianku
asal-usulmu tak hadir dalam diskusi kehidupanku
wajah wujudmu tak terlukis dalam sketsa mimpi-mimpiku
indah suaramu tak terekam dalam pita batinku
namun kau hidup
mengaliri pori-pori cinta dan semangatku
sebab
kau adalah hadiah agung dari Tuhan
untukku
bidadariku
– Ayat Ayat Cinta, Habiburrahman El Shirazy

ayat-ayatcintaw300h455.jpg

AAC bagi yang belum baca atau nonton filmnya, mungkin dianggep sama dengan cerita-cerita cinta kebanyakan (sekuler). Atau kalau dia sadar kisah itu mengandung unsur reliji, maka dia mungkin beranggapan novel itu nggak lebih dari sekedar buku agama yang sekarang emang agak dijauhin oleh sodara-sodara Muslimku.

Itulah yang ada dalam benakku sebelum aku nonton film bajakannya (baca : yang belum di-edit… entah temenku dapet dari mana) di ruang kelas di kampusku bareng temen-temen, waktu itu pas kuliah PBPAM kosong. Emang sih filmnya nggak jelas , sound sistem di kelas nggak memadai, karena speaker di laptop nggak bisa disetel kenceng. Dan ada pula beberapa kejanggalan tentang lokasi, cerita di novel, juga pemerannya.
(baca juga ulasannya mas Hasan Junaidi)
Tapi gara-gara rasa penasaran itu, aku akhirnya cabut dari kampus dan mampir ke Gramed, beli novelnya.

Novel yang udah di rilis tiga tahun lalu dan baru sekarang bisa beli. Novel pertamaku!

Di Gramed, novel itu berada di tempat khusus : “Best Seller”. Yang juga dipajang bersama karya-karya Kang Abik lainnya. Aku ambil dengan mengucap bismillah dulu, terus aku bayar di kasir.

Dalam proses membaca novel ini, entah berapa liter air mata yang udah keluar dari kedua mataku. Kisah Fahri dalam novel ini begitu menyentuh, banyak banget scene yang bikin aku sadar : betapa jauhnya aku dari Allah selama ini, betapa aku menyia-nyiakan biaya kuliah dari Ayah-Ibu, dll.
Ya, itulah sisi fantastis dari novel ini… Sebuah novel pembangun jiwa yang menyentuh hati orang yang sedang sakit seperti aku. Sebuah novel dakwah dengan konten reliji yang tidak terlalu eksplisit, tidak seperti buku agama, tapi begitu menyentuh. Begitu dalam menghujam hati, hingga membuat aku tak kuasa menahan gerimisnya hati dan hausnya jiwa akan kasih sayang dan keridhaan Allah Azza Wa Jalla menerima doa dan ibadahku. Hidupku bener-bener mengalami perubahan aspirasi (kayak changing aspiration di game The Sims 2 : University). Perubahan aspirasi yang mengubah peta hiduku, dimana aku dulu selalu bersikap sekuler dan gampang jatuh cinta dengan seorang akhwat. Aku jadi tahu, bagaimana hierarki cinta itu.

Cinta kepada Allah dan Islam adalah cinta pertama, kemudian cinta kepada manusia (lawan jenis) adalah nomer sepuluh.

Kemantapan hati dalam perubahan aspirasi ini juga ditunjang dengan ikutnya aku dalam Seminar Pergaulan Islam, acara anak JMMI-ITS yang ngundang Kang Abik. Dalam seminar itu, aku bener-bener dapet banyak ilmu yang bermanfaat, yang nggak pernah aku dapatkan dalam pelajaran agama di sekolah yang fungsinya cuma formalitas aja.

Ya, inilah yang aku rasa bener-bener dibutuhkan remaja Muslim Indonesia untuk kembali ke jalan Allah…

Seorang ustadz atau enterpreneur Muslim yang mampu menyelami dunia remaja tanpa menggurui mereka, tapi mencontohkan bagaimana jati diri seorang Muslim dari kisah-kisah seperti Ayat Ayat Cinta ini.

Dan tentunya, remaja Muslim nggak harus sama persis seperti Fahri-Aisha-Maria itu, tapi meneladaninya. Seperti halnya kewajiban kita untuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Karena inilah solusi dari Allah swt. untuk mengatasi betapa rusaknya moral generasi muda kita. Aku bener-bener hanya bisa bilang astaghfirullah dengan kenyataan yang aku hadapi dalam generasi muda kita.
Seks bebas tampaknya sudah membudaya, terus direkam di kamera handphone dan disebar di internet. Padahal, tak jarang pelakunya itu beragama Islam.
Kalau sudah begitu, apakah pantas mereka menyandang agama Islam dalam ID card mereka?
Padahal mereka telah menyakiti agama, Nabi, dan Tuhan mereka sendiri?
Juga pacaran yang udah merupakan hal biasa di Indonesia.
Orang-orang yang memilih tidak pacaran karena ingin menjaga kesucian pun dijauhi
, dianggep sok suci, munafik, dll.
Padahal merekalah insan yang menjalankan perintah Allah untuk menjaga kesucian, karena lebih takut akan pertanggungjawaban akan masa muda mereka kepada Allah daripada kehilangan teman karena ke-munkar-an.

na’udzubillah…

Aku hanya bisa berserah diri kepada Allah dalam hal ini, mencoba menyadarkan beberapa temen dekat yang mungkin masih bisa disadarkan.
Aku selalu mencoba dengan pendekatan Islam secara umum, tidak terlalu ekstrim, tapi tetap menggunakan dalil yang sahih.
Aku sependapat dengan Kang Abik dalam berdakwah.

Semoga fenomena Ayat Ayat Cinta beserta jiwa-jiwa yang terbangun olehnya dapat istiqomah, membangun bangsa ini menjadi bangsa yang mulia karena Allah.
Insya Allah…

Tagged: , ,

§ 11 Responses to the phenomenon : Ayat Ayat Cinta

  • franditya says:

    novel yang menarik…

    ghaniarasyid answers :
    syukron akhi🙂

  • Loph says:

    ga NyaNgka JaH seDahsyaT Tuw ayaT2 cinTa NyusuP kE NadiMuw…HweKeKeKezz..
    amaZiNg sTory,Huh??
    Tp syG maSi Lum bS q Terapin Maz…,Hhe
    smOga secepeTnya dibukaiN HidayaH jaH ya bwT q, aMin!!

    ghaniarasyid answer :
    subhanallah. ukhti sudah tersentuh rupanya. Yah, saya cuma bisa berkata Barakallahu yaa fik… hidayah itu yang menentukan hanya Allah semata. Tidak semua orang yang setelah membaca atau mengalami sesuatu yang menggetarkan jiwa bisa sepenuhnya ikhlas kembali ke jalan Allah. Tapi semoga ukhti salah satu di antara orang2 yang terbangun jiwanya… muthma’innah.

  • pipit says:

    wah, ga rugi nih aq buka blog ini. selain nambah kemantapan hati, juga nambah ilmu n wawasan. terus berkarya y……..chayo…… biarkan Allah yang menilai dan memberi pahala bagi kita

    ghaniarasyid answers :
    haiyah… jadi malu sama adik kelasku ini. Hehehe… Ya, Jazakumullah ya…

  • ane says:

    Poligami….
    Ya…mnrut ku bleh aja kok. Asalkan ada alasan yang jelas.
    Example : gak da keturunan, istri yang sakit keras, atau malah buat nolong muslimah lain

    Asalkan jelas.

    Dari pada diselingkuhi….
    Lebih sakitkan….

    ghaniarasyid answers :
    Ya… betulll. Juga menghindari zina.

  • Jack says:

    Dan sungguh luar biasa cerita ayat2 cinta.sangat amat tersentuh…..smoga ja qt bsa meneladani n mengambil hikmah dari tokoh2 ayat ayat cinta.

    ghaniarasyid answers :
    Amiiinnn. Syukron udah mampir.

  • dee says:

    hyaaaaaah!!!

    ni gHani?? SLTPN 12 tuh?
    SMAN 16 tuh?
    TL juga kah?!

    (ucek2 mata sambil geleng2 kepala!)

    PBPAM n PBAPB mu piye ghan?? ups.. akhi ding sekarang! hwehehe…
    (maaph y dah jd teman terjail spanjang masa)

    Ghani Arasyid’s answer :
    Iya…
    Jangan berlebihan, ukht😛
    wah, masih dalam progress:mrgreen:

  • Ecca says:

    Assalamualaykum wrwb,
    Salam kenal!
    Selain AAC,ad lg novel menarik akh Bidadari2 syurga,dah baca blm?
    Ceritax bkn terharu&bkn qt merasakn makna pengorbanan&kerja keras,

  • Alaykumussalam wa rahmatullahi wa barakatuh…
    Makasih infonya, belum ada kesempatan untuk baca-baca karena masih ngurusin TA😦

  • ike says:

    keren banget cerita ayat2 cinta mudah2han berarti bagi remaja

  • cun says:

    assalammualaikum…….

  • @ike:
    insyaAllah🙂
    .
    .
    .
    @cun:
    Wa’alaykumussalaam🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading the phenomenon : Ayat Ayat Cinta at chasing the pretty rainbow™.

meta

%d bloggers like this: