I love Semarang! I wanna visit that place again!

May 10, 2008 § 34 Comments

See all those people on the ground,
Wasting time…
I try to hold it all inside,

Just for tonight,
On top of the world,
I’m sitting here wishing,
The things I’ve become,
But something is missing,
Maybe I…
What do I know?
– On My Own, The Used

Perjalananku ke Semarang itu menyisakan banyak hal yang tak bisa kulupakan.
Baru kali ini aku merasakan sebuah travelling yang begitu memorable.
So, postingan ini aku tulis untuk mengungkapkan apa saja yang membuat aku begitu terkesan terhadap perjalanan ke Semarang itu.

menyatukan kaki, menyatukan semangat, untuk mengabdi pada majikan Mother Earth

Di terminal…

Waktu datang pertama kali di Semarang, aku bersama rombongan dari TL-ITS disambut oleh terminal bus Terboyo. Kesan pertamaku terminal ini kacau banget, kotor dan kumuh. Bus-bus dengan sembarangan menaikkan dan menurunkan penumpang. Dan ternyata dalemnya memang sama aja, bahkan lebih rusak. Jalanan aspal rusak berat, banyak genangan dana non-bujeter air di mana-mana.

Dalam hati, aku masih bersyukur terminal Purabaya (Bungurasih) yang menjadi kebanggaan warga Surabaya (nyombong:mrgreen: ) nggak separah ini infrastrukturnya, meskipun di Purabaya lebih menyeramkan dari pocongan karena tukang pukul dan tukang tagih utang copet dan calo bertebaran dan mencari mangsa dengan gigi dan kukunya yang tajam ganasnya😀 .

Di terminal Terboyo ini aku juga menyadari kalo banyak banget warung dan depot makanan yang nggak higienis. Rata-rata, mereka nggak nutup jendela dan pintunya!!! Edan tenan!! Wah, enak sekali dong CO dan partikulat dari knalpot bus masuk dengan leluasa ke makanan!! Ck ck ck ck… *geleng-geleng kepala, mengelus dada*😦 . Aku bener-bener nggak rela kalo terminal-terminal bus di Indonesia kayak gini terus nantinya!!😦 . Gitu anak-anak Undip yang nganterin kita ke terminal pas mau balik ke Surabaya, kok ya malah minum teh & kopi anget di warung sambil nungguin kita shalat!! Jan… jan… cah-cah kuwi edan tenan!!🙄

screenshot pikiran suasana kotor terminal bus Terboyo, Semarang

Semarang’s things…

Tapi dalam perjalananku dengan bus kota menuju Tembalang, daerah kampus Fakultas Teknik Undip itu, benar-benar membukakan mataku. Aku terkesima. Wah, ternyata Semarang itu dataran tinggi ya? *terdengar suara seorang bocah laki-laki dengan pandangan matanya yang polos*:mrgreen: . Perjalanan di sepanjang tol Semarang-Jogja memang indah banget, jadi inget Malang. Apalagi waktu malam hari… beuhhh. Downtown Semarang bener-bener jadi The Valley of Lights. Ada suatu spot di daerah Gombel, di mana aku bisa menyaksikan penampakan Wewe Gombel pemandangan yang amazing dari downtown Semarang. Seakan-akan bintang di langit yang berkerlap-kerlip di kejauhan itu jatuh semuanya ke bawah dan menimpa kota Semarang jaraknya sangat dekat denganku *lagi-lagi terdengar suara seorang bocah laki-laki dengan pandangan matanya yang polos*:mrgreen: .

Dengan elevasi yang nggak rata, wajar aja kalo Semarang dikenal sebagai kota yang sering kebanjiran. Jelas aja, run off air hujan dari atas bukit turun tanpa penghalang ke downtown gara-gara bukit-bukit di Semarang itu udah dibangun banyak gedung, rumah-rumah dan jalanannya beraspal pula😦 . Update : ternyata banjir ini juga disebabkan oleh rob, limpasan dari air laut saat pasang, karena Semarang yang “kota bawah” sebagian berada di bawah level permukaan laut.

Suhu udara di Semarang ternyata sama aja kayak di Surabaya. Bedanya, di Semarang panasnya karena matahari dan angin laut yang nabrak pegunungan. Kalo di Surabaya karena polusi udara di mana-mana plus suasana sosial di Surabaya yang panas😆 (nggak bisa dijelasin dengan kata-kata:mrgreen: ).

Tapi, yang paling asyik di Semarang itu pantainya! Terutama Pantai maroon 5 Marina Kulon, kayaknya belum bener-bener terjamah oleh tangan-tangan manusia. Hutan mangrove-nya… beuhhh. Indah nian🙂 . Cuma, sayangnya deket ma bandara udara. Bising banget!! (meskipun lebih bising mesin F1 sih!😀 ).

Semarang ternyata jarang macet, jalanan aspal di kota dan di bukit mulus banget, aku jadi iri. Kapan ya Surabaya bisa gitu?😦 .

Tentang bahasa Semarang, ada yang unik. Ada kata-kata unik dan kata khas “ik“, yang merupakan suatu penegasan kata biar kedengaran mantap, lebih sering digunakan sebagai kata ganti dari “sih”😀 . Nih contoh bahasa Semarangan, “Aku rak iso ngrewangi njoki SPMB-mu koyo cah-cah. Ning nek kowe gelem mbayar nganggo Kawak Ninja RR-mu kuwi yo iso tak usaha’ke ik!” (In Indonesian : Aku nggak bisa bantuin nge-joki-in SPMB-mu kayak temen-temen. Tapi kalo kamu mau bayar pake Kawak Ninja RR-mu, bisa aku usahain sih!:mrgreen: )

Mengenai kuliner, Semarang kayaknya nggak ada yang khas. Mungkin yang mengesankan adalah kue moci dan lumpia-nya. Lumayan sih kue moci, luarnya kenyal (dari tepung terigu), dalamnya kayak ada campuran kacang. Kalo lumpianya biasa aja, di Surabaya juga ada:mrgreen: . Tapi saos untuk lumpia Semarang nggak dari tomat, jadi sensasinya agak beda😀 .

screenshot perbukitan di Semarang dilihat dari jalan tol

membasmi sampah plastik di Pantai maroon 5 Marina Kulon

virus narsis yang mematikan sulit diberantas di manapun, termasuk di pojok Semarang ini

ini lumpia-nya Semarang, saosnya beda dengan yang di Surabaya

ini yang namanya kue moci, hmmm… mak nyusss!!!

Kampus Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Tembalang-Semarang…

Pertama kalinya mengunjungi Undip. Terkesima. Terbelalak. Terkagum-kagum:mrgreen: . Wah, elevasi di sini juga gila-gilaan. Beda ma ITS, jalan umum di dalam kampus Undip rata-rata letaknya lebih tinggi dari kampusnya. Aku dapat membayangkan betapa sulit dan gilanya jeniusnya insinyur yang ngrancang semua ini😀 .

ITS kayaknya beruntung banget berada di dataran rendah, tapi yang bikin mangkel dari ITS adalah drainasenya!! Di kampusku itu jalanannya sering banget kebanjiran waktu hujan deras!! Heran aku, padahal keliatannya orang ITS pinter-pinter!!:mrgreen: .

Gaya arsitektur di Undip juga cukup unik, kayaknya lebih bergaya modern dan nggak mencoba njiplak kampus lain.

Tapi, yang paling berkesan dari Undip ini adalah anak-anaknya!!! Bersahabat banget dan ramah pol!!! Aku sebenernya agak takut nggak bisa ramah ma mereka. Terutama tawa mengejek dari mereka waktu kita ngomong pake bahasa Suroboyoan yang sedikit pojok kampung:mrgreen: . So, untuk menanggulangi bencana alam biar nggak diketawain, aku selalu berusaha ngobrol pake logat Semarangan. Alhamdulillah, aku jadinya akrab ma anak-anak dari TL-Undip😀 .

Satu hal yang bisa aku berikan catatan, Semarang dan kota-kota lain di Jawa Tengah selalu memberikan perubahan berbahasa dan berbudaya bagi seseorang. Hal inilah yang terjadi pada😉 Daru yang asal Mojokerto (bahasa asli = 95% Suroboyoan), A’an yang asal Bojonegoro (bahasa asli = Bojonegoroan -mekso-:mrgreen: ), Agus Sinaga yang asal Medan (bahasa asli = Medan), dan Hendra yang asal Purwokerto (bahasa asli = nggak ngapak-ngapak:mrgreen: ).

Jargon di Undip adalah “Undip tho yo!” (in Indonesian = Undip gitu lho!😀 ). Aku juga dapet kenangan berharga, sebuah slayer bertuliskan “Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Undip 2008“. Selalu aku pake waktu ada event bareng anak-anak TL-ITS🙂 .

Saat aku ngobrol bareng Teguh Taruna Utama, aku bener-bener merasakan kesejukan tersendiri… “ternyata Rohis kampus di Undip tetap hidup dan semangatnya terus berkobar”. Aku sempat kebingungan waktu di GSG Undip itu. Sejauh mata memandang, tak ada seorang ikhwan pun yang ujung celananya di-isbal meskipun dia berjenggot!!!😦 . Undip akhirnya punya masjid kampus yang diidam-idamkan, baru saja selesai di bangun. Sebelumnya, masjid Undip ada di mushalla-mushalla kecil di setiap jurusan studi. Yang bikin aku terharu, ternyata dalam setiap pengajuan proposal, anak-anak Rohis Undip selalu mengatas-namakan Allah SWT sebagai pelindung kegiatan mereka… Subhanallah.🙂

Oya, ada satu lagi yang tak terlupakan, aku dipanggil “Afghan” sama anak-anak TL-ITB *siyalan, tapi bisa numpang tenar… lumayan* :mrgreen:

anak Undip suka bergerombol ternyata, jauh beda sama saja dengan anak ITS

bentuk arsitektural yang unik, di ITS di mana-mana nggak ada lho yang kayak gini

inilah slayer gratisan kenangan dari HMTL-Undip, model : Bang Jack (TL-ITB angkatan ’04)

Lawang Sewu…

“Mendengar nama tempat itu yang merasa takut angkat tangan saja ya, anak-anak! Nanti saya ikutkan tur waktu siang hari saja”, ujar Bu Guru sembari mewanti-wanti anak didiknya. Seketika itu juga seorang bocah laki-laki dengan pandangan matanya yang polos:mrgreen: menjawab, “Kami nggak takut Buuu! Kalau ada apa-apa kan Bu Guru yang menanggung!”.

Yah, begitulah refleksi sifat seseorang saat menyikapi sesuatu yang berbau klenik. Ada yang takut, tapi ada juga yang memandang semua itu sebagai ilmu pengetahuan yang tersamarkan🙄 .

Aku sendiri heran ma Lawang Sewu ini, sebenernya tempat ini bagus banget kalo dirawat dan direnovasi secara bener. Indah banget arsitekturalnya, sistem sanitasinya juga. Tapi sayang, kecenderungan masyarakat Indonesia (khususnya Jawa -aku juga orang Jawa- :mrgreen: ) yang dari kecil didoktrin untuk percaya pada klenik, seakan-akan berusaha untuk mengaburkan keindahan-keindahan dari sesuatu yang mereka anggap angker dan menakutkan itu.

Penjelasannya Insya Allah akan aku ulas di postingan selanjutnya. Tentang… Lawang Sewu.

para begundal IMTLI-ers dari Undip, ITS, STTL Jogja, UPN Jogja, dan ITB berniat melakukan vandalisme ekspedisi di Lawang Sewu

para begundal IMTLI-ers sedang menikmati sajian di Warung Pak Gik setelah menghancurkan pulang dari Lawang Sewu

(Untuk sementara sampai saat ini) demikianlah hal-hal yang membuat aku begitu mengagumi kota Semarang.
Mungkin bagi banyak orang Semarang itu biasa aja.
Tapi bagiku lebih dari sekedar amazing!
Nggak sabar pengen ke Semarang lagi…
*suara seorang bocah laki-laki dengan pandangan matanya yang polos terdengar lagi*:mrgreen:

Link terkait :

Tagged: , , ,

§ 34 Responses to I love Semarang! I wanna visit that place again!

  • mifta says:

    “masih tertunda,dan blm smua kukatakan..biar ktunggu sampai ku kembali lg dsini..” (waktu mbaca postinganmu ini,mas lg dgr lagunya ipank,judulnya sekali lagi)hmm..kajian yg sgt mendalam..semoga tokoh2 yg ad d dlm crita d atas bisa ikutan mbaca..he6x

    ghaniarasyid answers :
    Amiinnn😀

  • uih mantap

    banyak fotonya lagi

    menyatulah dengan alam!

    ghaniarasyid answers :
    ehehehe:mrgreen:

  • alex® says:

    Benar-benar jadi lupa sama sms merah😉
    Minta sms yang manis-manis di pic itu donk:mrgreen:

    ghaniarasyid answers :
    ah, bisa aja:mrgreen:

  • aRuL says:

    haiyah…. drainase…. itu juga yg saya tanyaken😀
    blum lagi jalan ditambal dengan semen doang😀
    haiyah semoga didengar pak rektor yakz yg notabene keahliannya di bidang itu😀

    saya ke UNDIP 2007 lalu… suasananya akrab dan ramah banget, sampe tuh hari ada akhwat yg mengantarkan kita menggunakan motornya mencarikan tempat makan dengan alumni, padahal kita pake bus😀
    betul2 ramah😀
    saya juga sempat ketemu teman2 BEM UNDIPnya, 2 presiden BEMnya saya kenal taufan dan budi, tapi yg terakhir ngak😀

    ghaniarasyid answers :
    Yah, begitulah mas Arul😀 .
    Rupanya, meskipun orang ITS pinter-pinter, ngak mau memaksimalkan untuk membangun kampusnya😦 .
    Ups, nggak boleh ngritik… tar diskors ma rektorat:mrgreen:
    Aku heran lho mas, anak ITS nggak seramah mereka! Isinya “dipisuhi” terus!👿
    Wah, sayangnya aku nggak sempet ketemu BEM-nya kemarin😀

  • icHaaWe says:

    komen dulu… baru baca postingannya…abis panjang beneer…

    oke degh nnt aku link balik,inet rumahku lg mate2 terus, besok2 aja yah

    ghaniarasyid answers :
    iya deh😀

  • icHaaWe says:

    wah… aku kesemarang tuh seumur idup cuma sekali..itupun msh kecil dulu…
    ternyata bukit2 gitu yah…tp kok bnyk yg blg semarang itu panas tenan??? pdhl dibukit…aneh.

    gak ada ulasan ttg lumpia khas semarang niy??? huehehehe lg laper soalnya

    ghaniarasyid answers :
    Ehm, saya jelaskan dengan pandangan geografis.
    Semarang emang perbukitan, tapi dia berada di deket laut. So, angin laut yang panas itu berhembus ke arah gunung… tapi kemudian terpental dan balik lagi setelah nabrak gunung.
    Begitulah penjelasannya secara polos.
    *terdengar suara seorang bocah laki-laki dengan pandangan matanya yang polos*:mrgreen:
    Maaf, lumpianya soale biasa aja, Ummi. Rasanya nggak istimewa.
    Di Surabaya juga ada!!
    Tapi okelah, aku jadiin pelengkap. Syukron atas masukannya, Ummi😀

  • realylife says:

    setuju banget mas
    kayaknya sich memang ada hal2 lain yang harus kita lihat . waspada boleh , tapi apakah harus menghancurkan keindahan yang lain yang ada ?

    ghaniarasyid answers :
    Maksud saya, biar jadi ice breaking gitu lho mas.
    Daripada ribut dengan hal klenik dan takhayul aja, mending bicarain hal lain yang bermanfaat.
    Misalnya lumpia dan kue moci khas Semarang:mrgreen:

  • “lupakan SMS layar merah, mending baca postinganku yang penting ini! (final part of travelling to Semarang)”

    Bagian yang penting yang mana Ghan…??? Rasanya g ada deh.😈

    ghaniarasyid answers :
    Mana ya?
    *baca postingan*🙄
    itu ada, guyonannya dan kulinernya:mrgreen:
    *dilempar bata sama Agung*😯

  • winsolu says:

    mana yang penting?
    tapi yang penting travelnya asyikk.
    bingung juga?:D

    ghaniarasyid answers :
    He eh:mrgreen:
    *bingung*😕

  • hanggadamai says:

    *langusng lupa mw komen apa*

    ghaniarasyid answers :
    Ehehehe…:mrgreen:

  • hanggadamai says:

    jadi pengen pulang ke solo..
    lah kok malah ke solo❓

    ghaniarasyid answers :
    Di Solo juga bagus. Tapi nggak ada perbukitan😦

  • ManusiaSuper says:

    Semarang katanya mirip-mirip Banjarmasin ya? Panas, kotor, padat? Bener gitu?

    ghaniarasyid answers :
    Waduh, ane nggak tahu gimana Banjarmasin:mrgreen:
    Tapi yang jelas lebih parah Surabaya deh “panas, “kotor”, dan “padat”-nya😀
    *digebukin orang se-Surabaya*😯

  • Pujangga says:

    Waduh laper….. sayang tu cuma pict makanan kalo ga dah gue samber dech!

    ghaniarasyid answers :
    Monggo mas… disekecho’aken.
    *nyodorin lumpia ke masnya*:mrgreen:

  • postingan penuh kenarsisan yang membuwat saya menyesal telah meluangkan waktu (dan benwit):mrgreen:

    hayo, kapan kopdar karo aku?
    mosok sak kampus ratau pethuk rek?

    betewe, aku sepakat kalo terminalnya semarang itu puuuuwaraaaaah banget dan ndak cocok jadi terminal antar kota, apalagi di propinsi yang gede macam jateng itu

    ghaniarasyid answers :
    Yup!! betull!!
    *sungkem sama mbak Siwi*:mrgreen:
    kapan-kapan wae, nek tugas besarku wis nggak bikin deg-degan😮 .
    iya, terminalnya kayak abis perang dunia ke-tiga😆
    nek di Malang sendiri piye mbak?😕

  • Chiw says:

    sing jelas, Arjosari itu terminal paling bersih yang pernah aku temui di dunia ini…
    **hiperbolis**

    ghaniarasyid answers :
    Ooh, begitu:mrgreen:

  • aRuL says:

    iyo kapan kopdar jeh…😀
    eh tiap minggu pagi di taman bungkul kita jogging dan senam lho.. datang lho😀

    ghaniarasyid answers :
    Insya Allah, mas.
    Manusia boleh merencanakan sesuatu secara matang, tapi tidak bisa melawan kehendak Yang Nyiptain Kita🙂

  • desmeli says:

    SMS merah bikin heboh tapi postingan ini pastinya lebih heboh dong😀

    ghaniarasyid answers :
    Insya Allah, ukhti😉
    *orang yang nyebar SMS merah lagi benturin jidat ke tembok* 😈

  • erander says:

    Mau dong lumpia Semarang dan kue mochi nya hehehe🙂

    ghaniarasyid answers :
    *nawarin lumpia Semarang sama kue mochi ke Pak erander*
    Monggo Pak, disekecho’aken:mrgreen: .

  • asik bener tuh jadi pingin juga apalagi lumpia mmmm…jadi laper

    ghaniarasyid answers :
    Pak, maaf. Lumpia sama kue mocinya abis.😦
    Nih kalo mau ta kasih “baceman”:mrgreen:
    FIY : baceman adalah istilah untuk “contekan tugas” di ITS
    *diceburin ke sumur sama pak Rizal*😯

  • nenyok says:

    Salam
    Wah asyiknya traveling sampeyan bro, aku lom pernah tuh nyium semarang apalagi nginjek semarang, oleh2 to le bagi2 dong🙂

    ghaniarasyid answers :
    Wa’alaikumussalam.
    Iya, sangat asyik😀
    Oh, mbaknya belum pernah ke Semarang😕
    Kasian deh!!!:mrgreen:
    Nih oleh-olehnya…😈
    *nawarin nampan kosong*

  • Hasan Seru says:

    Ghan, ayo kopdar, kita sekampus eh kok yo jarang ketemu yo?ya iyalah ITS kan besar gitu, heheee… sering lho diriku di Manarul.

    ghaniarasyid answers :
    Ini orang ketiga yang minta kopdar😦 .
    Iya wis, terserah sampeyan kapan…
    [TUKUL]PUWASSSHHH?!!! PUWASSSSHHH?!![/TUKUL]
    sampun puas mas?:mrgreen:

  • cdsi says:

    WAHAI ANAK BANGSA” BANGUNLHAH!,
    BUKALAH MATAMU!
    BERDIRILAH DENGAN KAKIMU, SING-SINGKAN LENGANMU,
    MARI BANGKIT! UNTUK INDONESIAMU TERCINTA
    INDONESIA KITA TIDAK PERNAH MERDEKA!
    INDONESIA KITA TERUS MENANGIS”
    INDONESIA KITA TERUS MERANA”
    INDONESIA KITA SELALU DI PERKOSA
    “PELAKUNYA ADALAH IMPERIALISME ANAK SANG KAPITALIS”
    NEGERI KTA DARI DULU SAMPAI SEKARANG TERUS TERJAJAH
    SADARKAH KITA BAHWA TIGA PEREMPAT KEKAYAAN NEGERI INI
    TELAH TERKURAS HABIS, OLEH SETAN IMPERIALISME
    NEGERI INI MENYEDIAKAN SELURUH KEKAYAAN BUMI, MEMILIKI
    SEJUTA PESONA, BAHKAN SEJUTA RASA.
    KITA PEMILIK SAH NEGERI INI, NAMUN TERPASUNG OLEH SISTEM
    IMPERILALISME MODERN, TERJEBAK OLEH SEKULARISME
    PARTIKULAR, TERLENA OLEH HEDONISME SEMU.
    SADARKAH KITA, SETIAP BANGSA BERHAK ATAS DIRI DAN
    TANAH AIRNYA, AKAKAH KAU GADAIKAN DEMI KENIKAMATAN
    SESAAT, TENGOKLAH KE BELAKANG!
    MAU JADI APAKAH NEGERI INI?
    BAGAIMANA NASIB ANAK CUCU KITA KELAK, JIKA KITA HARI INI
    TIDAK PERNAH MEMBERI MEREKA KEKUATAN UNTUK MENGUASAI
    NEGERI INI, DAN MENGOLAHNYA UNTUK KESEJAHTERAAN MEREKA
    SEPENUHNYA, BUKAN UNTUK NEGARA TETANGGA, BUKAN UNTUK
    ADI DAYA, DAN BUKAN PULA UNTUK INVESTOR.
    IMPERIALISME NEGERI INI SUDAH KETERLALUAN, SANGAT
    MENGERIKAN DAN MEMILUKAN, KITA TENTU TIDAK INGIN
    SELAMANYA MENJADI BANGSA TERJAJAH, TERHINA,
    TERLUKA DAN TIDAK MERDEKA.
    MARI SATUKAN TEKAD, BULATKAN NIAT!
    KITA HARUS MEREBUT KEMBALI SEMUA KEKAYAAN KITA,
    JANGAN BIARKAN SAWAH DAN LADANG KITA DI BAJAK
    ORANG, JANGAN BIARKAN LAUT KITA DI AMBIL ORANG,
    JANGAN BIARKAN HUTAN KITA DITEBANG ORANG,
    JANGAN BIARKAN BUDAYA KITA DICURI ORANG.
    MARI KITA RAMPOK SEMUA BANK, MARI KITA SEGEL
    SEMUA KANTOR PEMERINTAH, MARI KITA AMBIL ALIH
    SEMUA PABRIK, MARI KITA GANTI IDENTITAS NEGERI
    INI DENGAN BUDAYA KITA, BUDAYA TIMUR YANG SEJAK
    DULU MENJADI DARAH DAN INSPIRASI HIDUP KITA.
    PERSETAN DENGAN KEPERCAYAAN, PERSETAN
    DENGAN SEGALA BENTUK KEYAKINAN, YANG JELAS
    MEREKA TIDAK PERNAH MEMBERI KITA HARAPAN,
    APALAGI KEBAHAGIAAN!
    UNTUK MENJADI ORANG BAIK TIDAK PERLU PENGABDIAN,
    TAPI HARUS DENGAN PENGORBANAN, PEPERANGAN DAN
    MENEGAKKAN KEADILAN.
    YANG BISA KITA LAKUKAN HARI INI ADALAH :

    REVOLUSI

    ghaniarasyid anwsers :
    Oke deh😉
    Tapi saya tidak ambil pusing akan hal itu.
    Yang harus saya revolusi-kan adalah teknologi konservasi lingkungan…
    Mencari sumber energi alternatif dan juga sanitasi lingkungan untuk masyarakat Indonesia 8)
    (iki sawangane SPAM, ning tak jarne wae, mesakke nek ra digugu)😈

  • oRiDo says:

    wah..
    seru banget nih ..
    travelling barengan ama temen2 emang seru..

    teringat masa muda..
    hehehehe…

    ghaniarasyid answers :
    Begitulah masa muda, akhi…:mrgreen:

  • GR says:

    Seberapa ‘panas’ kah kota suroboyo yg nggak bisa dijelasin kata2 itu? sampai2 membuat siwi mendapat gelar ‘wariandong’? Heheu…😀

    *dipanggang chiw*

    ghaniarasyid answers :
    Pokoknya puaaaanaaassss mas!! Ga bisa dijelasin kata-kata:mrgreen:
    Si Siwi kan orang asli gunung di dearah Malang sana, jadi dia nggak tahan di Surabaya yang panas soalnya daerah asli dia dingin😈
    *dijadiin jangkar kapal yang didesain sama chiw*😮

  • Elys Welt says:

    seru ya terlihat dr foto2nya

    ghaniarasyid answers :
    Betul!!
    Anda lebih seru, di Jerman rek!!
    Beuhhh… aku cuma bisa ngimpi ke sana:mrgreen:

  • ass.

    lumpia nya itu lho yang nggak tahan………bikin perut bernyanyi……..lapeeeeeeeeeeeerrrrrrrrrrrrrrr.

    salam kenal mas. thanks ya udah mampir di blogku. silahkan tuker link

    ghaniarasyid answers :
    Wa’alaikumussalam.
    Kalo masnya mau, silahkan ke Semarang aja:mrgreen:
    Salam kenal juga, syukron😀

  • abiehakim says:

    Wah cocok banget tuh lumpia semarangnya….hemmmmm enake

    ghaniarasyid answers :
    Iya, silahkan mampir ke Semarang. Tiketnya beli sendiri:mrgreen:
    *dilempar sandal sama mas abiehakim*😯

  • fisha17 says:

    Barusan baca harian surya, sekarang ganti telpon merah man. Ghan… ente gak aktif lagi di kronologger yah..?😆

    ghaniarasyid answers :
    Kronologger? He? Apa itu? Salah orang kali, sampeyan😕
    Ooh, telepon merah… sayangnya hapeku 1G mas, nggak berwarna:mrgreen:

  • yanti says:

    he he he.. lagi study banding atau.. lagi refreshing…???
    Hmmm jadi inget zaman muda dulu…
    seneeeng banget ya….

    ghaniarasyid answers :
    Bukan studi banding, Ummi… tapi ada Rakornas🙂
    Masa muda itu indah ya, Ummi…😀

  • plain love says:

    setau saya….

    1. semarang itu bukan dataran tinggi… tapi dataran rendah banget… bahkan dibawah permukaan laut sepertinya…. ya memang semarang punya sebagian kecil kota atas…

    2. banjir itu lebih sering karena air laut yang pasang aka rob… bukan karena air dari bukit…

    ghaniarasyid answers :
    @ 1 :
    Sampeyan ini:mrgreen: , saya kan kebetulan muter-muternya di daerah Undip di Tembalang aja. Jadi taunya Semarang dataran tinggi. Iya, bener. Aku cek di google earth banyak dataran rendahnya. Yang dataran tinggi yang deket sama Salatiga. Makasih koreksinya😀
    @ 2 :
    He eh, air laut pasang juga bisa. Ada penjelasannya di http://semarangan.loenpia.net . Tapi run off air dari bukit bisa juga, saya belajar Teknik Lingkungan lho. Udah lulus mata kuliah Geohidrologi dan Pengelolaan Sumber Daya Air + Tanah 8)

  • plain love says:

    oh iya satu lagi… kebanyakan tag strike itu bikin sakit mata dan pusing bacanya… hargai pembaca dong….

    ghaniarasyid answers :
    Injih, ngapunten😦
    Saya sedang mengikuti tren guyonan pake striketrough itu😛
    Tapi yang protes sepertinya anda aja:mrgreen:

  • ayo ke semarang lagi😀

    ghaniarasyid™ answers :
    Insya Allah😀

  • r i a n a says:

    assalamu’alaikum,,

    waa,bngga deu smg dpuji2 gtu..
    tpii agag gg betah jua klo siang dsini..
    puanas poll!
    ktanya orng2 c emg smg tu puanas buangd..
    ku c gg ngerti..
    gg prnah studi bnding k kota laen soalnya..hheu

    oia,klo k smg lge,jant lupa mmpir k bandungan..
    it keg puncak-jkt nya smg..
    tmpatnya adem..msi ijo..sger deu..
    bnyag tmpat pmancingan,terasering,truss pnjual tahu tempe su2 kdele jejer2..cz dsana it,tahunya jd trademark..
    ad tmpat wsata bgus,namanya sidomukti..
    bwd ksana,jalannya gronjal2,,suempitt,cmand 1 ruas jalan bwt 2arah,,sbelahnya rumah2 pnduduk[wspada thd pitik2 yg brsliweran!]
    tpii shabis glap trbitlah trang!
    truss ad jga gdong9..gg kalah bguss..tpii lbi tenar gdong9 dluan..
    duh,gg ad abissnya deu klo dcritain..
    mnding k ghani lngsung ksana ajj..
    dtunggu critanya!^^

    ghaniarasyid™ answers :
    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
    Iya, aku soalnya waktu siang-siang nggak keluar dari basecamp anak-anak TL-Undip. Jadi nggak tahu panasnya Semarang😛
    Oke deh, Insya Allah kalo aku punya kesempatan ke sana lagi…
    Saya kangen dengan Semarang😀

  • ZuSmart Drc says:

    wah.. pengalaman yang mak nyus.. hehe..

    sliding door curtains

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading I love Semarang! I wanna visit that place again! at chasing the pretty rainbow™.

meta

%d bloggers like this: