2nd week : The Survival

July 14, 2008 § 20 Comments

It starts out like a season in reverse
A way to set your mind above and over words
(Like) attached means (your) identity
Erases things so how can we record?
– Living Together, Circa Survive

at Job…

Tujuan utama kerja praktek untuk meng-evaluasi SPAB di Kuta masih belum dimulai. Saya dan anak-anak yang KP di DSDP ini masih disibukkan dengan side job ngebantu finishing proyek DSDP, terutama survey “house inlet”, sambungan rumah (Suta, Fajrin dan Putut) dan menjadi editor drafter (saya). Sepekan penuh saya mendapatkan 20 gambar untuk di-edit, langsung dapat titah dari Pak Hidaka yang konsultan asal Jepang😀 . Sementara itu anak-anak lain berkutat dengan survey di jalanan:mrgreen: . Kata temen-temen, saya beruntung sekali berada di kantor yang PC-nya selalu tersambung ke internet. Tapi, dalam hati ini sebenenya bertentangan, saya ingin survey karena saya lebih menyukai tantangan di lapangan😦 . Ndak papa lah, disyukuri aja. Lagian di kantor juga asyik, bisa YM-an juga:mrgreen: .

kantor dimana saya dapet banyak pengalaman

Kantor DSDP tercinta

dengan TV dan kursi-kursi sederhana

Tempat nongkrong melepas lelah di kantor

Hari Rabu adalah hari Pilkada Cagub Provinsi Bali, jadi semua perkantoran pemerintah diliburkan. Sehari sebelum Pilkada si Putut sempet tanya ke mbak Sarah, bagian konsumsi dari proyek DSDP. Kata si mbak yang asal Jawa tapi udah lama di Bali itu hari Rabu yang ndak nyoblos tetep masuk. Karena ngerasa hal itu berbau rasis, maka kami bertiga (kecuali Suta yang asli Tabanan) memutuskan untuk meliburkan diri😆 . Saya cuma di kost dan ke warnet saja, sementara itu si Putut dan Fajrin berfoya-foya:mrgreen: .

Didit & Ridzky…

Akhirnya teman-teman yang satu ta’lim dengan saya (minus Tejo) datang juga. Alhamdulillah, ada teman untuk bisa shalat berjama’ah akhirnya😀 . Mereka berdua naik motor lho, dan yang nyetir Didit aja karena si Ridzky ndak punya SIM dan ndak bisa nyetir motor😦 . Seketika hari-hari saya di kost jadi tambah ceria dan semakin giat beribadah gara-gara mereka ini😀 . Hanya saja, saya yang selalu membangunkan mereka waktu Shubuh karena saya selalu pasang alarm pukul 4.30 WITA:mrgreen: . Hari Sabtu kemarin mereka udah ketemu Bu Ati Hartati, tampaknya ada seorang yang jadi editor drafter dan satu lagi ikut survey ke Kuta. Yah, akhirnya saya ndak sendirian lagi hidup di daerah yang mana Muslim menjadi suatu minoritas, alhamdulillah😀 .

at Kost…

Semakin lama semakin kerasan, saya bener-bener berhasil menyesuaikan diri di Bali. Terutama bangun untuk shalat Shubuh, selalu tepat waktu😀 . Mungkin yang masih menjadi ganjalan adalah sarung untuk shalat, karena masih tertinggal di monang-maning😦 . Untuk makan, alhamdulillah udah ndak ada masalah. Banyak sekali warung atau depot makan yang menunya halal dengan harga sekitar Rp 2.000 s/d Rp 5.000. Untuk minum, kita beli Aqua gallon agar lebih menghemat. Kegiatan cuci baju juga berjalan dengan lancar, ada ember dan tempat jemuran, sip!😀

Kos-kosan (tampak depan)

Makanan sehari-hari di kos-kosan (dengan menu berbeda)

Hang out…

Pekan ini saya lumayan sering hang out. Selasa malam sebelum Pilkada mampir ke Kuta, mencoba untuk mendapatkan sunset di horizon selat Bali. Tapi kita (plus anak-anak PDAM dan “nyonya kedua” Gigih 2005) rupanya berangkat terlalu sore, di jalanan macet, ndak dapat sunset deh😦 . Setelah dari Kuta, mampir makan malam di “Warung Naluriku Suroboyo”, nama yang aneh😆 . Paginya, kami sepakat untuk jalan-jalan lihat sunrise di Sanur-Sindhu. Tapi ternyata semuanya jadi rusak karena anak-anak yang KP di PDAM di Pantai Mentari, sementara saya dan Putut di belakang kantor DSDP. Akhirnya jalan-jalan bareng Putut yang asli Lamongan itu deh😀 , dapet sunrise lho!!!

List menu di “Warung Naluriku Suroboyo”

Sunrise at Sindhu beach

A view from the cold morning

Sabtu sore, Fajrin ngajak jalan-jalan ke Kuta. Sampai di sana masih belum sunset, tapi lagi-lagi ndak dapet. Yang ini karena mendung yang menutupi horizon😦 . Tapi cukuplah terbalaskan dengan pemandangan yang luar biasa indahnya di pantai Kuta😀 . Pulang menuju daerah Jalan Hayam Wuruk cukup menegangkan karena kami sempat kesasar😦 . Semuanya bermula dari salah keluar dari Carrefour untuk shalat maghrib. Si Gigih yang bawain mobil Daihatsu Taruna biru salah ngambil jalan keluar, sehingga kita kesasar ke daerah Jalan Pamogan:mrgreen: . Gigih yang panik itu pun sempat misuh-misuh (umpatan khas Surabaya)😆 . Setelah sekitar 7 km, kita berhasil menemukan By-pass Ngurah Rai… Huff😮

A view from the afternoon : Putut & The Sunset

They’re leaving on a jet plane

Ditemukan sebuah topi di Pantai Kuta😀

Ada BMG juga di Pantai Kuta

Tagged: , , ,

§ 20 Responses to 2nd week : The Survival

  • Assalamu’alaikum…

    Aduh…kehidupan di sini benar2 menguras tenaga dan biaya.

    Pekerjaan sudah menanti kita akhi…

    Saya harapkan kita bisa menjadi tim yang solid dan mampu menerima segala cobaan hidup di Bali…

    (istiqamah selalu ya…!)

    ghaniarasyid™ answers :
    Wa’alaikumussalam…
    Memang, akhi:mrgreen: .
    Na’am, saya juga senantiasa berusaha untuk istiqamah😀

  • abiehakim says:

    Wah…Ghani nih kayaknya memang orang yang super mobile ya..sibuk banget

    ghaniarasyid™ answers :
    Lha ini kerja praktek, dan lokasinya di Bali…
    Apa boleh buat?:mrgreen:

  • aRuL says:

    ah pengen ke sana lagi😀

    ghaniarasyid™ answers :
    Jangan, nanti TPC siapa yang mengurusi?:mrgreen:

  • fisha17 says:

    Bali… pengen honey moon…🙂

    ghaniarasyid™ answers :
    Dengan istri, Insya Allah…😀

  • weibullgamma says:

    Hmm….tampaknya perjalanan menyenangkan..mudah2an semester depan bisa PL ditempat yang enak…
    thnx juga sering YM…:D

    ghaniarasyid™ answers :
    Amiiinnn…
    InsyaAllah😀

  • saya sepertinya PL cuma di tempat saja, disekolah seputaran banjarmasin
    hiks
    pengen PL bil jalan2
    he
    tabik!

    ghaniarasyid™ answers :
    Semoga terkabul…
    Amiiinnn….😀

  • kidungjingga says:

    “putut and the sunset”
    bagus fotonya… saya suka…

    ghaniarasyid™ answers :
    Harusnya dipajang di fotografer.net ya?:mrgreen:

  • nenyok says:

    salam
    Wow “Putut and the Sunset” its really nice picture, like profesional, atau emang iya yak?

    ghaniarasyid™ answers :
    Iya, saya baru sadar kalo bagus:mrgreen: .
    Bukan professional kok, lha camdig saya cuma 5 MP.
    Tapi mungkin dia punya kelebihan maksimalisasi kemampuan fokus di siang hari😀 .

  • Kerjone arek SI kok adoh? yo….
    Cek…cek…cek….

    ghaniarasyid™ answers :
    Aku dudu arek SI, bro…
    Aku TL, Teknik Lingkungan.
    Wis lali?👿 .

  • mahabbahtedja says:

    assalamu’alaikum….
    waduh…pengen cepet-cepet kape nih.😀
    istiqomah akhi…

    ghaniarasyid™ answers :
    Wa’alaikumussalam…
    Tafadhol😀

  • JoEy D`JuVe says:

    DSDP itu apah ??? hiks

    ghaniarasyid™ answers :
    DSDP adalah…
    Denpasar Sewerage Development Project.
    Yaitu sistem pengolahan dan penyaluran air buangan yang melayani tiga area : Denpasar, Sanur dan Kuta😀 .

  • kumanz says:

    wah asik KP sambil jalan2 di pantai kuta ….surfing surfing

    wew rumah gw di monang maning lhow…

    ghaniarasyid™ answers :
    Sayangnya ndak bisa surfing:mrgreen:

  • bebek says:

    enak`eeeeeeeeeeeeeeeee
    hiks!

    ghaniarasyid™ answers :
    Biasa aja tuh:mrgreen:

  • theloebizz says:

    duuuuuuh maaauuu kesanaaaa!!!!

    ghaniarasyid™ answers :
    Monggo, silahkan:mrgreen:

  • insansains says:

    ^_^ Wah… asyiknya bisa kesana…!!
    Mudah-mudahan akan ada pembukaan cabang buat di Kuta..!! hehehe….!!!
    Tetap semangat bung…!! Allahu Akbar…!

    ghaniarasyid™ answers :
    Alhamdulillah😀 .
    Cabang apaan?😕
    Amiinnn, syukron akhi!😀

  • Yonatan Prasdikatama says:

    wew. content blog bagus banget…
    isinya juga bisa dibilang tempat curhat…
    enak punya blog, kita bisa mencurahkan apa yang ada dipikiran kita dan hati kita…
    punya banner? tukeran link yuk…🙂

    http://ikatama.wordpress.com

    Ghani Arasyid’s answer :
    Makasih😀 .
    iya, benar sekali…
    Tapi saya ndak punya banner😦
    Ayuk!

  • ashri says:

    fotonya baguss…
    asalamualaikum..
    salam kenal..
    saya baca mengenai pengalaman KP diBali, jadi ingin merasakan..
    kebetulan sekarang ini, saya berencana mengajukan KP mengenai SPAB,tapi belum dpt referensi tempatnya dimana. nah, apakah anda tau yang sudah menerapkan SPAB selain di bali dimana lagi..??
    trimakasih..

  • Alaykumussalam wa rahmatullah.
    Salam kenal juga😀
    Selain di Bali, yang udah nerapin SPAB adalah di pusat kota Jogja🙂

  • ashri says:

    asalamualikum..
    saya mau tny lg, referensi buku atau jurnal mengenai SPAB yang masnya pakai untuk KP apa ajah gitu ya..,saya kepengen minta daftarnya, boleh atau tidak?
    oh ya satu lg, apakah masnya juga mempelajari mengenai ekotoksikologi, terutama ekotoksikologi keteknikan, klo iyah, referensi bukunya apa ajah ya..?
    maap kebanyakan nanya
    trimakasih..
    wassalamualaikum

  • Alaykumussalam…
    Saya dulu cuma pake buku karangan dari Tchobanoglous, yang Wastewater Engineering itu.
    Kalo ekotoksikologi saya belum paham, nggak ngambil mata kuliahnya karena pilihan😦
    Sama-sama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading 2nd week : The Survival at chasing the pretty rainbow™.

meta

%d bloggers like this: