mudik penuh cobaan

October 6, 2008 § 10 Comments

Bon Voyage!
We cast off all our troubles, forget the past
Though the future’s unclear
We still can smile we know we’ll get there
No regrets!
Every tear that we cry only helps our dreams come true
You and those dreams are precious in my life
A glimpse of the sun rising on a tomorrow!
– Bon Voyage! (OST. One Piece), Bon-bon Blanco

Seperti tradisi di tahun-tahun yang lalu, lebaran tahun ini kami bertiga sekeluarga mudik ke kota di mana Ayah dilahirkan, Tulungagung. Perjalanan yang kami tempuh sekitar 150 kilometer, menggunakan motor Ayah dan motor saya. Ayah berboncengan dengan Ibu, sedangkan saya sendirian.

Sesi perjalanan ke Tulungagung lancar-lancar saja, tak ada problem. Bahkan kami sempat mampir ke SMPN 4 Jombang, Kecamatan Denanyar, sekolah dimana Ibu dulu sempat mengajar saat status beliau baru saja diangkat menjadi guru PNS sekaligus mengandung saya.

SMPN 4 Jombang

SMPN 4 Jombang

Ibu benar-benar punya pengalaman yang tak terlupakan di sana, karena saat itu sedang mengandung saya dalam rahim beliau. Setelah lahir dalam usia empat bulan pun, saya juga harus berpisah dengan beliau sekaligus Ayah untuk dititipkan di rumah nenek di Tulungagung selama sekitar dua tahun, sedangkan Ayah berada di Surabaya untuk bekerja di DPU Pengairan. Setiap minggu mereka berdua mengunjungi saya yang saat itu masih bayi.

Aktivitas berlebaran di kampung halaman Ayah berlangsung seperti tahun-tahun sebelumnya, meskipun agak kurang greget karena ada beberapa famili yang belum sempat ditemui.

Cobaan itu dimulai saat Ayah dan Ibu pulang dari rumah Poh (Pakdhe dalam istilah Jawa Timur Kulonan) Rono di daerah Sendang, Tulungagung. Saya terpisah dengan mereka karena pulang ke rumah nenek duluan bersama sepupu yang masih aktif kuliah di Akademi Perikanan Sidoarjo, Reny. Ternyata tidak dibalasnya missed call dan SMS yang saya kirimkan adalah karena mereka sempat mengalami kecelakaan di perjalanan menuju rumah nenek. Mereka menyerempet seorang gadis kecil yang berusia sekitar 10 tahunan, yang tiba-tiba menyeberang jalan raya dari balik mobil.

Alhamdulillah tidak ada seorangpun yang terluka parah, tapi Ibu saya mengalami luka lecet yang cukup banyak di kaki, sampai kalau berjalan harus dibantu. Syafakallahu, yaa Ummi…

Dan perjalanan balik ke Surabaya menjadi sesuatu yang sangat menjengkelkan, ban motor saya bocor😥 ! Terpaksa deh, harus menuntun motor saya menyusuri jalanan yang dilingkupi persawahan di daerah Ploso, Jombang, sampai akhirnya menemukan tukang tambal ban.

Benar-benar mudik yang penuh cobaan, tapi tetap harus disyukuri karena Allah azza wa jalla memberikan kami semua keselamatan hingga sampai di rumah. Dan seperti apa yang berkali-kali dibahas Ibu saya, kami tahun depan sepertinya tidak akan mudik naik motor lagi. Mungkin sebuah mobil keluarga…😀

InsyaAllah.

Last but not least, taqabbalallahu minna wa minkum

Tagged: , , , ,

§ 10 Responses to mudik penuh cobaan

  • l5155st™ says:

    Tatkala cobaan melanda, hanyalah sebuah doa yang bisa kita kirim untuk-Nya.

    Ghani Arasyid’s answer :
    Na’am🙂

  • aRuL says:

    maaf lahir batin ghan, mungkin itu hikmah yang diberikan Allah buat hambanya yang beriman🙂

    Ghani Arasyid’s answer :
    Sama-sama, mas.
    InsyaAllah…

  • Alex says:

    Gendang melayu bunyinya lantang,
    Dara di hilir menari Zapin
    Ramadhan berlalu Syawalpun datang
    Mohon maaf lahir & batin

    Berharap padi dalam lesung,
    Yang ada cuma rumpun jerami,
    Harapan hati bertatap langsung,
    Hanya bermimpi dari sini.

    SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429H.
    Taqobalallahu minna waminkum wataqabbal ya karim.
    Alex

    Ghani Arasyid’s answer :
    Amiin… wa fiyka taqabbalallahu.

  • bayu200687 says:

    mudik naek motor?? capee deh
    naek kreta aja 8 jam.
    tp klo mobil pribadi, boleh juga tuh
    atau thousand sunny aja kali ya? dikasih roda ma mesin jet? halah-halah…

    Ghani Arasyid’s answer :
    Thousand Sunny kan untuk di lautan, gimana sih?:mrgreen:
    Pake waver dengan Jet Dial!😛

  • segala sesuatu ada hikmahnya. iya, pake kapalnya luffy aja klo mudik. hehe…

    Ghani Arasyid’s answer :
    Emang kapalnya Luffy bisa di darat?🙄

  • azkaa,, says:

    penuh cobaan tapi seruuu kan? hehehe.. saya ndak punya kampung jadi ya numpang kampung orang.. amiin, semoga keinginannya mudik tahun depan dengan mobil keluarga tercapai.. siapa tahu mas ghani yang beliin mobilnya malah? wew.. ^^

    Ghani Arasyid’s answer :
    Hmm…
    Justru seru kalo ke kampungnya orang😛
    Amiin ya Robbunal ‘alamiin…

  • mahabbahtedja says:

    :…………..menggunakan motor Ayah dan motor saya. Ayah berboncengan dengan Ibu, sedangkan saya sendirian.”

    antum kapan membonceng “seseorang” akhi?

    Ghani Arasyid’s answer :
    InsyaAllah kalo udah lulus kuliah, akhi😳

  • ahsinmuslim says:

    Lama tidak bersilaturahmi ke blog ini.
    ternyata semakin banyak postingan yang terlewatkan tuk di nikmati

    dalam sebuah persahabatan, selalu ada sikap-sikap yang membuat seorang sahabat marah, sedih, tersinggung, dan kecewa.

    nah, karena masih dalam nuansa fitri, izinkan insan khilaf ini tuk mengucap maaf,

    “Taqobalallahuminna wa minkum”

    mohon maaf lahir batin
    dimulai dengan 0, dan memulai dengan hati yang putih
    selamat hari raya idul fitri 14 29 H

    Ghani Arasyid’s answer :
    Amiin, wa fiyka taqabbalallahu…😀

  • umybilqis says:

    Mudik pasti membawa hikmah, setiap hamba yang berusaha menjalin silaturahim pasti diganjar pahala berlimpah…
    walaupun ada kendala tapi seru kan???

    Ghani Arasyid’s answer :
    Benar, ukhty😀

  • puteriputri says:

    cah tulungagung tho mas?
    emang ya mas, mudik itu banyak ceritanya… btw cerita mudiknya seru tuh, hehehe…

    Ghani Arasyid’s answer :
    Bukan, saya hanya keturunan dari Ayah.
    Tapi sudah merasa sebagai warga Tulungagung😛
    Iya, banyak sekali🙂
    Terutama kisah capek gara-gara ban bocor itu:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading mudik penuh cobaan at chasing the pretty rainbow™.

meta

%d bloggers like this: