ilalang senja

July 29, 2012 § 12 Comments

senja
aku tak ingin dirinya bergegas pergi
meninggalkan diriku dalam gelap
senyap tanpa suara

aku tahu
aku hanyalah sepercik noda dalam gurat cahayanya
dan tanpa belas kasih merusak warna-warnanya dengan hitamku
sisakan pedih dan perih yang tak kunjung padam

aku tak bisa berhenti memikirkan dirinya
perasaan itu begitu berkecamuk, menghantuiku malam ini
selalu kubayangkan betapa sakitnya diriku bila menjadi dirinya
dia yang sudah melewati banyak hal di waktu-waktu paling berat ini

tahukah engkau, senja
aku selalu ingin meninggal di sore yang cerah
saat sinar lembutmu menerpa jasadku
membuat bayangan sangat panjang

aku hanya ingin dia tahu, senja
betapa aku menyesal pernah membuatnya begitu sakit
dan bahwa aku masih punya waktu untuk mengatakan “maaf” padanya
sebelum semuanya terlambat

karena hanya dia yang bisa membisikkan padaku nyanyian ilalang itu
bersama desir angin lautan yang hangat, berirama
membelai jasadku, juga wajah indahnya yang dibalut rambut panjang
begitu hitam

~Surabaya, 29th of July 2012

Tagged: ,

§ 12 Responses to ilalang senja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading ilalang senja at chasing the pretty rainbow™.

meta

%d bloggers like this: