Surat dari Ibu – Asrul Sani

April 1, 2015 § 2 Comments

Pergi ke dunia luas, anakku sayang
pergi ke hidup bebas !
Selama angin masih angin buritan
dan matahari pagi menyinar daun-daunan
dalam rimba dan padang hijau.

Pergi ke laut lepas, anakku sayang
pergi ke alam bebas !
Selama hari belum petang
dan warna senja belum kemerah-merahan
menutup pintu waktu lampau.

Jika bayang telah pudar
dan elang laut pulang kesarang
angin bertiup ke benua
Tiang-tiang akan kering sendiri
dan nakhoda sudah tahu pedoman
boleh engkau datang padaku !

Kembali pulang, anakku sayang
kembali ke balik malam !
Jika kapalmu telah rapat ke tepi
Kita akan bercerita
“Tentang cinta dan hidupmu pagi hari.”

——————————-

Puisi karya Asrul Sani di atas sudah sangat sering saya baca pada saat di bangku sekolah dulu. Apalagi mata pelajaran Bahasa & Sastra Indonesia adalah salah satu favorit saya (yang entah kenapa saya akhirnya berprofesi di bidang Engineer😐 ).

Puisi ini punya feel yang sangat kuat berkaitan dengan kondisi saya belakangan ini, apalagi di bait terakhir. Sudah dua tahun bekerja di kota lain, meskipun tiap akhir pekan selalu pulang. Tetapi rasanya ada yang kurang saat saya kembali ke rumah. Bapak & Ibu membutuhkan saya. Bila tidak ada aral & ada kesempatan datang, saya tidak akan menyia-nyiakan untuk pulang & berdomisili di Surabaya.

Entah kapan…

Tagged: , ,

§ 2 Responses to Surat dari Ibu – Asrul Sani

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Surat dari Ibu – Asrul Sani at chasing the pretty rainbow™.

meta

%d bloggers like this: