kenapa aku nolak Syi’ah? (ajakan untuk kembali pada As-Sunnah)

May 4, 2008 § 41 Comments

“Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari ahi kitab telah berpecah-belah menjadi tujuh puluh dua golongan. Dan sesungguhnya agama ini akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan. Tujuh puluh dua golongan tempatnya didalam neraka dan satu golongan di dalam surga, Yaitu al-Jama’ah” (Hadits Hasan riwayat Ahmad). Dalam riwayat lain disebutkan, “Semua golongan tersebut tempatnya di Neraka, kecuali satu (yaitu) yang aku dan para sahabatku meniti di atasnya.” (Hadits hasan riwayat At-Tirmidzi)

Semangat Ahmadinejad, presiden Iran, dalam menyemangati dunia Islam untuk menghadapi Israel dan AS begitu menggebu. Dengan berani ia menyatakan bahwa Israel hendaknya dihapus dari peta dunia. Program nuklirnya yang jalan terus di tengah ancaman AS menambah simpati.

Sempat beredar SMS untuk mendukung Ahmadinejad di negeri ini kala ia melawat berpidato di kampus-kampus. Juga ternyata sudah banyak blogger Syi’ah di Indonesia.

Belum sampai 30 tahun yang lalu, dunia Islam juga merasakan hembusan semangat dari Iran. Revolusi Iran ala Khomeini yang menggulingkan Shah Reza Pahlevi disambut gempita umat Islam.

Saat ini, hal itu hampir terjadi lagi dengan sepak terjang Ahmadinejad. Umat Islam yang masih awam dengan Syi’ah, menganggap semangat Iran sebagai semangat Islam. Padahal jauh sekali antara Islam dan mereka. Ini tak lain karena mereka adalah Syi’ah, sebuah aliran/madzhab yang berbeda dengan Ahlussunnah Wal Jama’ah yang merupakan ajaran murni dari Islam yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Terusin bacanya… 😉

Advertisements

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with menolak syi’ah at chasing the pretty rainbow™.